Keris Sepang Salah Satu Dhapur Keris Langka

Monday, September 2, 20130 comments

Ada Keris Brandet Mas ?

Begitulah pertanyaan yang saya sampaikan pada seorang teman yang sudah malang melintang di dunia perkerisan, yang selama ini Saya sering kali transaksi dengan beliau.

Ada Mas, Keris Sepang. Kalau sampean browsing di internet ini salah satu jenis dhapur keris langka.

Benar saja, ketika saya browing memang tidak banyak referensi yang, mengupas tentang keris ini.

Salah satu referensi yang saya dapatkan tentang keris ini, antara lain memberikan informasi bahwa :
Dhapur Sepang adalah nama salah satu dhapur keris lurus dengan panjang bilah sedang.  Ada yang mengatakan bahwa cirinya hanya memakai kembang kacang tanpa pejetan dan tanpa ricikan lain. Ada juga pendapat lain yang menyatakan bahwa dhapur Sepang bilahnya simetris, tanpa ricikan, tanpa gandik, kadang-kadang ada tingil kembar di kanan-kiri. Pada keris koleksi saya di atas mungkin lebih masuk pada pendapat kedua. Bagi yang percaya aspek esoteri keris, dhapur Sepang dianggap memiliki tuah yang baik untuk membangun kerukunan. (sumber : http://rudikerisjowo.blogspot.com/2012/05/sepang.html)
Keris Dhapur Sepang Pamor Keleng yang disampaikan teman ini beberapa waktu yang lalu sempat ditunjukkan ke saya dalam kondisi belum di cuci. Senang saja melihatnya, dan setelah melalui sedikit "perjuangan" akhirnya Keris Dhapur Sepang Pamor Keleng sampai juga di depan pintu setelah terbang melayang nemplek sepeda motor, sampai juga di rumah :)

Ketika ditunjukkan ke saya, kaget juga melihat kondisi Keris Dhapur Sepang Pamor Keleng yang telah di cuci bersih, ada perubahan yang sangat signifikan, begitulah bahasa orang-orang pintar sekarang.

Intinya, saya kaget melihat Keris Dhapur Sepang Pamor Keleng, sebelum dan setelah dicuci. Tidak biasanya saya kaget melihat keris sebelum dan setelah dicuci.

"Kok bisa begini" tanya saya kepada teman yang mengantarkan keris, sekaligus telah mencuci Keris Dhapur Sepang Pamor Keleng. "Ya begini ini mas, karena bilah keris dibuat dari biji besi, dan baja tanpa bahan pamor, makanya saya sebut keris putran/duplikat keris Singosasi, kalau disebut Keris Tangguh Singosari, saya kurang yakin", demikian bak seorang pakar keris, teman ini memberikan analisanya pada bilah Keris Dhapur Sepang Pamor Keleng yang saya pegang, dengan agak terheran-herang karena baru menemui ini jenis bahan keris yang seperti ini.
"Kalau Tangguh Singgosasi, jenis besinya kurang 'ndeling' dan 'kurang nglempung', disamping pesinya (apa itu pesi silahkan lihat Ricikan Keris ) tidak menunjukkan pesi Keris Tangguh Singosari, demikian teman melanjutkan analisanya pada bilah Keris Dhapur Sepang Pamor Keleng yang saya pegang.

"Jadi ini tangguh Mataram?", saya pun bertanya sambil mengamati keris, dan mencoba menerawang jauh memperhatikan, dan merasakan dari banyak keris yang saya penggang selama beberapa bulan terakhir ini. "Iya Mas, Mataram Nom, lumayan sekitar abad 18 -19, lumayan sudah 200 tahunan, kalau di dunia antik, usia benda 35 tahun itu sudah termasuk antik", demikian teman ini memberikan justifkasi tentang tangguh Keris Dhapur Sepang Pamor Keleng yang saya pegang.

"Lha kok pada era Mataram bisa membuat keris putran tangguh Singosari?", saya pun melanjutkan pertanyaan, maklum Saya Tidak Tahu Apa Apa Tentang Keris sehingga perlu belajar banyak tentang keris, salah satu methode yang saya pergunakan adalah melihat dan merasakan sebanyak mungkin keris, browsing di internet dan membagi ilmu dengan menuliskan apa saja yang saya ketahui tentang keris di Blog Indo Keris, yang saat ini anda baca :)

Apa jawaban teman tentang pertanyaan saya, " Lha jaman Mataram kan lebih maju, bisa saja membuat keris putran tangguh Singgosari", demikian teman menjawab. Masuk Juga jawabannya.

"Trus, kenapa tidak disebut Keris Kamardikan?", saya pun melanjutkan pertanyaan, pikir saya sederhana, apa yang terjadi pada saat diskusi ini akan menjadi bahan tulisan di blog nantinya, dan karena berdasarkan hasil wawancara, maka hasilnya akan bagus dan bermanfaat bagi mereka yang baru belajar tentang keris :)

"Kalau Keris Kamardikan, bahan kerisnya 'Nglapis' Mas", demikian jawaban teman yang sudah banyak makan asam garam dunia perkerisan dan dunia antikan ini.

Dengan jawaban tersebut, tidak ragu lagi pada saat saya unggah di Indo Keris Gallery, saya sebutkan tangguh Mataram Nom, saya kira lebih aman menyebutnya dari pada tangguh yang lebih sepuh.


Akhirnya, Semoga Bermanfaat.....



Share this article :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Indo Keris - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger