7 Keris Pusaka Legendaris

Sunday, January 6, 20139comments

 1. Keris Mpu Gandring

Keris Mpu Gandring adalah senjata pusaka yang terkenal dalam riwayat berdirinya Kerajaan Singhasari di daerah Malang, Jawa Timur sekarang. Keris ini terkenal karena kutukannya yang memakan korban dari kalangan elit Singasari termasuk pendiri dan pemakainya, ken Arok.

Keris ini dibuat oleh Mpu Gandring, atas pesanan Ken Arok. Ken Arok memesan keris ini kepada Mpu Gandring dengan waktu satu malam saja, yang merupakan pekerjaan hampir mustahil dilakukan oleh para "mpu" pada masa itu. Namun Mpu Gandring menyanggupinya dengan kekuatan gaib yang dimilikinya. Bahkan kekuatan tadi "ditransfer" kedalam keris buatannya itu untuk menambah kemampuan dan kesaktian keris tersebut.

Setelah selesai menjadi keris dengan bentuk dan wujud yang sempurna bahkan memiliki kemampuan supranatural yang konon dikatakan melebihi keris pusaka masa itu. Setelah  keris selesai, Mpu Gandring menyelesaikan pekerjaannya membuat sarung keris . Namun belum lagi sarung tersebut selesai dibuat, Ken Arok datang mengambil keris tersebut yang menurutnya sudah satu hari dan harus diambil. 
Kemudian Ken Arok menguji Keris tersebut dan terakhir Keris tersebut ditusukkannya pada Mpu Gandring yang konon menurutnya tidak menepati janji (karena sarung keris itu belum selesai dibuat). 
Dalam keadaan sekarat, Mpu Gandring mengeluarkan kutukan bahwa Keris tersebut akan meminta korban nyawa tujuh turunan dari Ken Arok. Dalam perjalanannya, keris ini terlibat dalam perselisihan dan pembunuhan elit kerajaan Singhasari yaitu Tunggul Ametung, Ken Arok, Anusapati dan keturunan Ken Arok. 

2.  Keris Pusaka Setan Kober

Keris  Pusaka Setan Kober dibuat oleh Mpu Supo Mandrangi , putra seorang empu di Tuban , Jawa Timur. Supo Mandrangi kemudian memeluk agama Islam dengan menjadi murid Sunan Ampel, dengan tetap membawa kemampuannya membuat keris. Banyak keris pusaka dibuat oleh Mpu Supo, diantaranya adalah Keris Pusaka Setan Kober, selain karya monumentalnya, Kanjeng Kyai Sengkelat dan Kanjeng Kyai Nogososro . Keris Pusaka Setan Kober , aslinya bernama 'Bronggot Setan Kober' , dibuat pada awal kerajaan Islam Demak Bintoro. Dan Keris tersebut kemudian dimiliki oleh Djafar Shodiq atau Sunan Kudus yang kemudian diberikan pada murid kesayangannya Arya Penangsang, Adipati Jipang Panolan

Keris ini dikenakan Arya Penangsang  pada waktu ia perang tanding melawan Sutawijaya. Tapi tak diketahui sesungguhnya dapur / bentuknya seperti apa.

Suatu saat tombak Kyai Pleret yang dipakai Sutawijaya mengenai lambung Arya Penangsang, hingga ususnya terburai.

Arya Penangsang dengan sigap, menyangkutkan buraian ususnya itu pada wrangka atau sarung-hulu keris yang terselip di pinggangnya, dan terus bertempur. Saat berikutnya , Sutawijaya terdesak hebat dan kesempatan itu digunakan oleh Arya Penangsang untuk segera penuntaskan perang tanding tersebut, dengan mencabut keris dari dalam wrangka atau ngliga keris (menghunus), dan tanpa sadar bahwa wilah(an) atau mata keris Setan Kober langsung memotong ususnya yang disangkutkan di bagian wrangkanya. Ia tewas seketika.

Ki Juru Mertani ( penasehat Sutawijaya ) terkesan menyaksikan betapa gagahnya Arya Penangsang dengan usus terburai yang menyangkut pada hulu kerisnya. Ia lalu memerintahkan agar anak laki-lakinya, kalau kelak menikah meniru Arya Penangsang, dan menggantikan buraian usus dengan rangkaian atau ronce bunga melati, dengan begitu maka pengantin pria akan tampak lebih gagah, dan tradisi tersebut tetap digunakan hingga saat ini. 

3. Keris Kyai Sengkelat

Tidak banyak cerita yang bisa dirunut atau dipercaya mengenai keris kyai Sengkelat ini. Yang banyak justru cerita mitosnya. Namun yang terkenal bukan kerisnya melainkan justru Empu pembuatnya yaitu Empu Supa.

Cerita keris kyai sengkelat berkisar di abad 15 pada jaman Majapahit diperintah Prabu Kertabumi atau Brawijaya-V. 

Konon kyai sengkelat pernah dicuri oleh adipati Blambangan, namun berhasil dikembalikan lagi oleh Empu Supa tanpa melalui pertumpahan darah. 

4. Keris Kyai Carubuk

Sama dengan keris sengkelat, tidak banyak rujukan tertulis yang bisa dicari, melainkan banyak sekali cerita mitosnya.

Sepanjang rujukan ini bisa dipercaya, keris carubuk seangkatan keris kyai sengkelat.  

5. Keris Naga Sasra Sabuk Inten

Keris  Pusaka Nagasasra dan Sabuk Inten adalah dua benda pusaka peninggalan Raja Majapahit. Nagasasra adalah nama salah satu dapur (bentuk) keris luk tiga belas dan ada pula yang luk-nya berjumlah sembilan dan sebelas, sehingga penyebutan nama dapur ini harus disertai dengan menyatakan jumlah luk-nya.

Nama keris Nagasasra (tanpa menyebutkan dapur) menjadi terkenal karena menjadi topik dalam cerita silat karya S.H. Mintarja, diceritakan bahwa Mahesa Jenar, salah satu muridnya Syeh Siti Jennar, mantan perwira tinggi kerajaan Demak pada masa kerajaan Demak Bintoro mencari kedua benda pusaka tersebut yang konon bagi siapa yang mendapatkannya akan menjadi pewaris sah tahta kerajaan Demak. 

6. Keris Kanjeng Kyai Condong Campur

Keris Condong Campur adalah salah satu keris pusaka milik Kerajaan Majapahit yang banyak disebut dalam legenda dan folklor. Keris ini dikenal dengan nama Kanjeng Kyai Condong Campur.

Keris ini merupakan salah satu dapur keris lurus. Panjang bilahnya sedang dengan kembang kacang, satu lambe gajah, satu sogokan di depan dan ukuran panjangnya sampai ujung bilah, sogokan belakang tidak ada. Selain itu, keris ini juga menggunakan gusen dan lis-lis-an.

Konon keris pusaka ini dibuat beramai-ramai oleh seratus orang mpu. Bahan kerisnya diambil dari berbagai tempat. Dan akhirnya keris ini menjadi keris pusaka yang sangat ampuh tetapi memiliki watak yang jahat.

Dalam dunia keris muncul mitos dan legenda yang mengatakan adanya pertengkaran antara beberapa keris. Keris Sabuk Inten yang merasa terancam dengan adanya keris Condong Campur akhirnya memerangi Condong Campur. Dalam pertikaian tersebut, Sabuk Inten kalah.

Sedangkan keris Sengkelat yang juga merasa sangat tertekan oleh kondisi ini akhirnya memerangi Condong Campur hingga akhirnya Condong Campur kalah dan melesat ke angkasa menjadi Lintang Kemukus(komet atau bintang berekor), dan mengancam akan kembali ke bumi setiap 500 tahun untuk membuat huru hara, yang dalam bahasa Jawa disebut ontran-ontran. 

Baca Juga :

Referensi : 
  • http://id.wikipedia.org/wiki/Keris
Share this article :

+ comments + 9 comments

June 5, 2013 at 12:01 PM

Assalam


saya hanya ingin bertanya, tapi ini mengenai keris? apa mungkin cech tau?
langsung pada inti nya, saya menemukan keris berukuran kurang lebih 20cm di teras depan rumah. keris itu di bungkus dengan kain putih yang amat kucal dengan 2 buah penitih mengait pada kain itu, dan di dalam nya pun ada kertas yang tertuliskan nama “Eyang Raksa Gati” dan “Eyang Rangga Wullung”.
saya hanya inging tau tentang eyang – eyang tersebut cech?
mungkin cech bisa bantu?

wassalam

June 7, 2013 at 12:05 AM

Wa'alaikum salam..

Saat menjawab pertanyaan ini, entah kenapa tiba-tiba komputer loading lambat..... :)

Sebelum menjawab pertanyaan, saya coba untuk search siapa itu “Eyang Raksa Gati” dan “Eyang Rangga Wullung” dan yang muncul justru blog http://indokeris.blogspot.com/2013/01/7-keris-pusaka-legendaris.html

Artinya informasi tentang nama tersebut belum banyak dipublikasikan di internet...

Saat saya browsing tentang "faris azka", saya ketemukan :
http://strubuk.blogspot.com/
http://www.blogger.com/profile/04430332088989328781
http://kangfarisazka.blogspot.com/
http://azlikarawang.blogspot.com/
Dan https://www.facebook.com/faris.azka

Menurut hemat saya, Orang orang zaman dahulu, yang mengerti tidak akan memperkenalkan dirinya seperti kita atau memperkenalkan dirinya dengan menuliskan nama. Orang yang "mengerti" mempunyai bahasanya sendiri untuk "dimengerti".

Seperti kalau anda belajar bahasa "smapur" pada kegiatan pramuka. Atau bahasa sandi pada orang orang intelejen.

Tentang keris itu, nyatanya di depan anda.... ya disimpan aja. Nanti akan diketahui sendiri, mengapa ada 2 keris di depan rumah anda.

Bagaimana menjelaskan, wong saya sendiri nggak jelas.... he he he

Ada satu kalimat yang perlu direnungkan " Yang nggak jelas itu jelas, apa lagi yang jelas"

Lha kita ini yang jelas saja nggak jelas, apa lagi yang nggak jelas.... he he he.

Semoga bermanfaat...

Wasalam.....

June 8, 2013 at 3:21 AM

wah, berarti sama? saat saya dan teman saya berfoto dengan benda itu tiba tiba hp tersebut mati dan ketika di nyalakan kembali si hasil gambar tersebut langsung menghilang sendirinya?

benda ini hanya satu? hanya saja ada 2 buah penitih mengait pada kain tersebut?

insya allah bermanfaat deh :D

July 29, 2013 at 7:47 PM

mas pgen nanya,,tu caranya supaya keris berdri sndri gmna???

July 30, 2013 at 12:22 AM

@ Oka Wijaya, Silahkan baca artikel Rahasia Keris Berdiri
http://indokeris.blogspot.com/2013/01/rahasia-keris-berdiri.html

August 2, 2013 at 5:50 AM

Mohon maaf...
Ada yang pernah dengar keris kyai gajah layang...
Kalau ada mohon penjelasan tentang keris tersebut...

August 2, 2013 at 10:47 AM

@ angga8080, silahkan buka link berikut :
http://putrajokotole.blogspot.com/p/keris-kanjeng-kyai-gajah-mungkur.html

June 27, 2014 at 1:28 AM

cek juga koleksi keris sepuh kami di www.kerajaanpusaka.com

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Indo Keris - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger