Keris Cor Bukan Keris Tapi Keris Kerisan

Monday, January 14, 20137comments

Keris Semi Daur Ulang bukan Keris Cor
Beberapa waktu yang lalu telah saya posting Pengertian Keris, salah satunya bersumber pada Web Java Keris, yang menarik adalah : 

" Dengan demikian, keris yang dibuat dari kuningan, seng, dan bahan logam lainnya, tidak dapat digolongkan sebagai keris. Begitu juga "keris" yang dibuat bukan dengan cara ditempa, melainkan dicor, atau yang dibuat dari guntingan drum bekas aspal tergolong bukan keris, melainkan hanya keris-kerisan."

Apakah Keris Cor ada?

Dua hari yang lalu saat ngopi di "Warung Rawon Ayu " jalan Veteran dekat Kantor Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Tuban, tepatnya sebelah BRI Cabang Tuban,  dengan seorang teman yang telah bergelut dengan jual beli keris dan antikan sempat membahas hal ini pada tataran realita.

Setelah browsing, teman ini agak galau kalau-kalau selama ini keris yang di beli maupun yang dijual adalah Keris Cor. Untuk mengobati rasa galaunya, teman ini sempat komunikasi dengan pedagang keris di Surabaya, yang selama ini menjadi mitra kerjanya, jika ada pesanan keris tangguh kamardikan, baik yang semi rehapan, semi daur ulang, maupun yang benar benar-baru tangguh kamardikan yang telah mapan dengan sebutan Keris Kamardikan.
Keris Semi, Daur Ulang

Sebetulnya beliau sudah tahu, namun selama ini karena yakin dengan kemampuannya untuk melihat keris dari aspek bahan yang dipakai, beliau akan tetap tahu bahwa keris yang sedang dilihat ini keris Orisinil (tangguh sepuh) atau Keris Baru, baik itu Keris Semi, Keris Tangguh Sepuh ataupun Keris Kamardikan.

Selama ini beliau merasa belum pernah melihat Keris Cor pada keris yang beliau beli maupun beliau jual.
 "Untuk kedluduk/keliru melihat barang selama ini belum pernah, kalau salah menilai harga meskipun tidak sering, tapi pernah", begitu sering kali beliau meyakinkan saya saat menawarkan barang atau menginformasikan kalau ada keris yang menurut keyakinannya bagus atau sesuai dengan mahar atau harga yang diminta pemilik keris.

Namun demikian, untuk mengembangkan ilmu keris yang selama ini dipelajari, tidak ada salahnya untuk belajar pada sumbernya.

Untuk membedakan Keris Semi, Keris Daur Ulang dengan keris tangguh sepuh seperti yang saya sampaikan belum pernah mbleset/jel atau keliru, tapi untuk Keris Cor ini tentunya harus tahu bagaimana membuatnya dan bagaimana mengetahui bahwa ini Keris Cor.

Singkat cerita ada beberapa hal, terkait informasi Keris Cor ini yang dapat saya share kepada pembaca blog ini :
  1. Dalam Pembuatan Keris Cor, pertama yang dibuat adalah bagian tengan wilah sampai pesi, dibentuk sesuai dengan dhapur yang diharapkan ;
  2. Setelah langkah pertama selesai, langkah kedua adalah wilah keris tadi di cor dengan besi panas, didinginkan ;
  3. Langklah kedua dilakukan berulang ulang, tentunya tidak akan melebihi jumlah 32 lapis, dimana angka 32 lapis ini adalah angka minimal untuk lapisan keris, bahkan keris kamardikan pun belum tentu sebanyak itu, minimal ini bisa dilihat dari keris semi daur ulang yang biasanya hanya 10 sampai dengan12 lipatan. Berbeda dengan keris tangguh sepuh yang jumlah lipatananya mencapai ratusan bahkan konon untuk tangguh sedayu bisa mencapai angka 2000 sampai 3000 an lipatan ;
  4. Untuk membuat pamor, bentuk pamor yang diinginkan di "grendo", dibuat alur seperti sungai pamor tiban seperti banyu mili atau bentuk pamor tiban yang lain atau di bor untuk pamor rekan seperti pamor udan mas dan lainnya ;
  5. Setelah langkah ke 4 selesai, cairan timah dan ruji sepeda atau bahan pamor lainnya di tuangkan, demikian pula di bagian wilah baliknya ;
  6. Setelah langkah ke 5 selesai, dilakukan proses finising dengan melakukan penghalusan baik dengan "grendo", kikir atau amplas/rempelas besi.
Keris Semi, Rehapan
Lalu bagaimana kunci membedakan Keris Cor dengan keris lainnya?
Jawabannya ada pada Pesi, untuk pesi Keris Cor tidak akan terlihat bentuk lipatan atau nglapis seperti tripek, sebagaimana lapisan pada wilahnya, tapi besi biasa karena tidak masuk dalam proses pembentukan lipatan.

Melihat kondisi seperti ini, teman jadi bertanya, "apa selama ini keris yang saya beli dari anda ada yang keris cor"? teman jadi mikir dengan kolega yang ada selama ini :)

"Nggak ada", jawab teman di Surabaya, karena "saya tahu kamu akan menjualnya lagi". 

Mungkin yang ada di dipikaran teman saya ini "slamet-slamet, bisa rusak reputasi saya selama ini" :)

Namun demikian, teman di Surabaya juga memberikan informasi, keris saat ini yang di foto oleh teman ini, ada diantaranya yang Keris Cor, dan diperlihatkan kepada saya mana saja yang Keris Cor dan mana yang Keris Semi Rehapan Tangguh Kamardikan.

"Gitu gak ngomong", goda teman saya, dijawab teman Surabaya, "lha nggak nanya.....malu bertanya sesat dijalan", gantian teman Surabaya menggoda :)

 Tips, dari teman di Surabaya,
"Kalau ada keris dapur-dapur yang populer seperti naga liong, naga sasra, naga kinatah lainnya yang ditawarkan dengan harga murah, layak berhati hati kalau keris tersebut adalah Keris Cor"
Kalau anda membeli keris tersebut, bisa jadi anda membeli Keris Kerisan :)

Alasan Mengapa Muncul Keris Kerisan?

Pertimbanganya hanya satu, alasan ekonomis dan pasar yang menghendaki !

"Siapa yang mau membuat keris, dengan bersusah payah membuat lipatan keris dengan teknik tempa, jika pasar menghendaki dengan harga Rp. 150.000 sampai dengan Rp. 250.000 sudah beserta rangkanya?", demikian teman di Surabaya memberikan alasan pembuatan Keris Cor.

Keris Cor inilah selama ini yang konotasikan dengan "Keris Nganten" atau "Keris Aksesoris"

Semoga informasi sederhana ini bermanfaat bagi pecinta keris, khususnya mereka yang baru berinteraksi dengan keris dan dunia perkerisan.
Share this article :

+ comments + 7 comments

March 25, 2013 at 5:56 PM

Saya ingin mengoleksi semua jenis keris-kerisan (keris palsu/duplikat) yang mengedepankan unsur seni/keindahan dan terlepas dari bau mistis. Masing-masing cukup 1 (satu) buah saja yang akan saya pajang di sepanjang dinding Ruang Gamelan di rumah pribadi saya. Dimaksudkan sebatas untuk media informasi/pengenalan bagi Generasi Penerus tentang karya agung para leluhur kita. Mohon bantuannya agar keinginan ini dapat terwujud dan terima kasih atas bantuannya.

March 27, 2013 at 1:21 PM

@ hariyanto gondrong, terima kasih telah berkunjung di "indo Keris", untuk mewujudkan keinginan bapak dapat dikomunikasikan lebih lanjut. Silahkan kirim email, ke alamat : indokerisgallery@yahoo.com
Untuk lebih jelasnya silahkan berkunjung ke : http://indokerisgallery.blogspot.com/2013/02/kontak.html

Anonymous
November 16, 2013 at 4:19 AM

keris harus di lestariakan tapi ingat jangan sampai terbawa musrik.

November 17, 2014 at 10:20 AM

Adakah keris yg asli dr penarikan ato hanyƤ rekayasa

January 1, 2018 at 6:56 PM

Numpang tanya nih gan.... saya pernah maharin keris apa saya ngak tau kerana saya ngak pernah pelajari tentang keris ciri berlok tiga ujung keris lurus bermotif naga tp saat di titipkan ke teman saya katanya ngak baik terus katanya harus dilarung mohon info ya kerana saya masih ada satu keris atau keris kerisan

September 1, 2018 at 7:27 AM

nonton youtube sabung ayam hanya di www.bolavita.org

February 18, 2022 at 3:42 AM

Sayapun memesan keris cor, cuman 1. Cm pakai pajangan contoh dan Agar bisa lebih detail untuk membedakan dan bisa buat pebgetahuan buat temanbyang datang ke rumah saya

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Indo Keris - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger